Sampaikan Selamat Hari Otsus 2025, LDII Harapkan Sinergi Antara Pemerintah dan Lembaga Keagamaan Ditingkatkan

 



Sampaikan Selamat Hari Otsus 2025, LDII Harapkan Sinergi Antara Pemerintah dan Lembaga Keagamaan Ditingkatkan 

Pemerintah Provinsi Papua Barat memperingati Hari Otsus pada Jum'at, 21 November 2025, peringatan ini mengingatkan bahwa keberhasilan Otsus tidak ditentukan semata-mata oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kualitas belanja, tingkat akuntabilitas, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penetapan 21 November sebagai hari Otsus, bertujuan menginformasikan serta mengingatkan pemberian status Otsus kepada masyarakat Papua, yang bukan merupakan hadiah tetapi hasil perjuangan seluruh komponen rakyat untuk mendapatkan hakekat kemerdekaan dalam bingkai NKRI (Hery Dosinaen/ Website Pemprov Papua)

Dominggus Mandacan Gubernur Papua Barat dalam sambutannya yang dikutip dari suryaarfak.com, menekankan tiga pilar penting dalam memperkuat pelaksanaan Otsus:

— Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga adat, lembaga keagamaan, dan seluruh komponen masyarakat;

— Transparansi dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program agar rakyat mengetahui penggunaan anggaran serta dampaknya;

— Tata kelola yang baik untuk memastikan setiap rupiah dana Otsus menyentuh kelompok sasaran, terutama anak-anak asli Papua.

Senada dengan apa yang disampaikan Gubernur Papua Barat, Suroto Ketua LDII Papua Barat juga mengucapkan selamat atas hari jadi Otsus ke 26 juga meminta pemerintah provinsi bijak dalam melaksanakan  program Otsus dimana sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga adat, lembaga keagamaan dan seluruh komponen masyarakat perlu ditingkatkan, Suroto berharap kedepan organisasi-organisasi keagamaan seperti LDII juga diberi ruang dalam bersama membangun ummat juga yang lebih penting adalah dukungan materi, pembangunan sumber daya manusia di bidang keagamaan juga sangatlah penting dalam mendukung program-program Pemerintah Provinsi Papua Barat  dan pemerintah kabupaten se-Papua Barat.

أحدث أقدم
Liputan Keren