TANGERANG – Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Majelis Taklim Khoirul Huda, Kecamatan Rajeg.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama tentang bahaya narkoba sekaligus mencegah kenakalan remaja.
Ketua Panitia P4GN, H. Abdurrohman, S.E., Ak., M.M., mengatakan pencegahan narkoba membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga dan lingkungan.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak, sementara masyarakat harus menciptakan lingkungan yang sehat dan memberikan ruang positif bagi generasi muda,” ujarnya.
Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono, S.H., turut memberikan sambutan. Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu kepolisian mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Danramil Rajeg Kapten Inf. Kus Fiananda Yusup juga menyampaikan sambutan dengan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak. Ia mengingatkan agar para orang tua lebih berhati-hati terhadap lingkungan pergaulan anak.
“Anak-anak kita adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, orang tua harus lebih peduli dan memperhatikan pergaulan anak, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif,” ujarnya.
Materi P4GN disampaikan Iptu Budi Wahono, Kanit Binamas Polsek Rajeg. Ia memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, dampak penyalahgunaan, serta pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Selain narkoba, peserta juga mendapatkan materi tentang pencegahan kenakalan remaja yang disampaikan Aipda Sukron, Binamas Desa Daon. Menurutnya, pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, tokoh agama, masyarakat, dan aparat keamanan.
Ketua PC LDII Kecamatan Rajeg, H.Sutarmo, menyambut baik keterlibatan TNI-Polri dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai hukum dan kesehatan menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda.
Ia mengatakan, pembinaan di lingkungan LDII diarahkan untuk membentuk generasi yang alim-faqih, berakhlakul karim, dan mandiri.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat memahami dampak negatif dari narkoba dan menjaga diri agar tidak terjerumus dalam praktik yang dapat merusak kesehatan dan moral mereka di masa depan,” kata Sutarmo.
PC LDII Kecamatan Rajeg berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
Acara dipandu Ust. Hari Jagad sebagai MC, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ust. Raden M. Fauzan Assidiqie, dan ditutup dengan doa yang dipimpin Ust. Sugito MT.
(Red)



