Banten — Keberhasilan Adhyaksa FC Banten menembus Liga 1 Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banten. Di balik perjalanan tersebut, terdapat sosok Arif Santosa yang turut ambil bagian sebagai Local Organizing Committee (LOC) dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan kompetisi sekaligus keberhasilan tim promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Arif Santosa mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian Adhyaksa FC Banten yang berhasil lolos ke Liga 1 Indonesia setelah melalui perjuangan panjang dan menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk sejumlah mantan juara liga tertinggi di Indonesia.
“Sebagai bagian dari LOC, tentunya saya sangat senang atas suksesnya penyelenggaraan dan suksesnya tim Adhyaksa FC Banten lolos ke Liga 1 Indonesia,” ujar Arif Santosa.
Kecintaan Arif Santosa terhadap sepak bola ternyata telah tumbuh sejak kecil di kampung halamannya di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia merupakan putra ketujuh dari sembilan bersaudara. Sosok ayahnya, almarhum Muh Mashuri yang merupakan seorang penghulu (naib) di KUA Kecamatan Wates, menjadi inspirasi besar dalam perjalanan hidupnya.
Menurut Arif Santosa, didikan sang ayah mengajarkan pentingnya semangat hidup, kerendahan hati, serta kerja keras dalam menjalani kehidupan.
Setelah menyelesaikan pendidikan dan merantau ke Jakarta, hobinya di dunia sepak bola sempat belum terakomodir. Namun pada tahun 1987, Arif Santosa mendapat panggilan bekerja di pabrik baja di Kota Cilegon dan kemudian bergabung dengan perusahaan baja terbesar di Asia Tenggara, PT Krakatau Steel.
Di lingkungan perusahaan tersebut, Arif Santosa mulai aktif kembali di dunia sepak bola karena PT Krakatau Steel memiliki fasilitas olahraga dan tim sepak bola yang cukup baik, termasuk Stadion Krakatau serta klub PSKS yang kemudian berkembang menjadi Pelita Krakatau Steel (Pelita KS).
Sebelum bergabung sebagai LOC Pelita KS, Arif Santosa juga pernah dipercaya mengemban amanah sebagai sekretaris tim Suratin U-17, baik di Pelita KS maupun klub Kota Cilegon Persic. Bahkan, dirinya beberapa kali mendapat amanah menjadi manajer tim pada ajang Porprov, Liga 3, dan berbagai kompetisi lainnya.
Berbekal pengalaman panjang di dunia sepak bola, Arif Santosa kemudian mulai meniti karier sebagai pengawas pertandingan atau yang kini dikenal sebagai Match Commissioner (MC). Meski belum bertugas di kompetisi elite Liga 1, dirinya telah dipercaya menjalankan tugas pada level nasional di Liga 3 atau Liga Nusantara.
Nama Arif Santosa sendiri sudah tidak asing lagi di kalangan sepak bola Kota Cilegon maupun Provinsi Banten. Selain aktif dalam berbagai kegiatan sepak bola, ia juga pernah menjadi bagian dari kepengurusan Askot PSSI Cilegon serta Asprov PSSI Banten.
Menjelang masa pensiun dari PT Krakatau Steel, Arif Santosa juga sempat mendapat amanah sebagai Bendahara Umum KONI Kota Cilegon periode 2021–2025.
Menurutnya, keberhasilan Adhyaksa FC Banten menambah kekuatan sepak bola elite di Provinsi Banten setelah sebelumnya telah memiliki klub besar seperti Persita Tangerang dan Dewa United.
“Semoga keberhasilan ini bisa menginspirasi pemain dan tim lainnya dalam mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional, regional, maupun dunia, khususnya untuk mendukung kemajuan Timnas Indonesia,” ungkapnya.
Meski telah memasuki masa pensiun dari PT Krakatau Steel, Arif Santosa tetap aktif mengabdikan diri di dunia sepak bola. Selain menjadi bagian dari LOC Liga 2 Adhyaksa FC hingga berhasil promosi ke Liga 1, ia juga masih rutin berolahraga dan bermain sepak bola bersama para pegiat sepak bola di Cilegon, Banten.
Ia pun memiliki obsesi untuk terus berkontribusi di dunia sepak bola Indonesia, termasuk harapan agar suatu saat dapat dipercaya bertugas pada kompetisi yang lebih tinggi seperti Liga 2 bahkan Liga 1 Indonesia.
Arif Santosa menyampaikan pesan sederhana yang menjadi prinsip hidupnya.
“Main bal-balan iyo, ngaji iyo,” ucapnya sambil tersenyum.
Ungkapan tersebut menjadi gambaran bahwa kecintaan terhadap olahraga harus tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai agama dan pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari. (***)
Galery Arif Santosa



















