Pentingnya Kemandirian Dalam Hidup
Oleh : Ustadz Kholid Rizki Abdilah
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ، ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ.
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ ﷺ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَمَّا بَعْدُ.
Para Muslimin dan Muslimat, Pada kesempatan yang penuh kebahagiaan, tidak lupa kita Panjatkan Rasa Syukur Kita pada Alloh, yang telah memberi Rahmat dan Nikmat yang begitu banyak sekali.
Sebagaimana di dalam Al-Qur'an Surat An-Nahl ayat 18 :
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ.
Khususnya Dalam Hidup yang sekali ini kita diberi Nikmat Keimanan, Hidayah, Petunjuk Bisa Mentapi agama islam.
Kita oleh Alloh masih di berikan kesempatan untuk bernafas di pagi hari dan beraktivitas dengan kesehatan kekuatan serta ke barokahan.
Semua dari Allah kita tidak lupa mengucapkan, mensyukuri dengan kalimat :
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ
Sholawat dan Salam semoga selalu tercurah kan Pada Nabi kita, Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan kali ini, Kami menyampaikan bahwa sebagai Orang iman, Orang Islam, Orang yang hidup di dunia ini. Kita supaya bisa memiliki Ketrampilan / Kemandirian dalam hidup. Karena memang dengan kemandirian itu Hidup kita menjadi lebih baik dan tentunya akan lebih mulia dari hasil yang kita dapatkan dengan kemandirian kita sendiri. Dan bahkan sesuatu yang di hasilkan karena hasil kita sendiri akan lebih terasa nikmat nya.
Sebagaimana di jelaskan dalam Al hadist :
عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِ يَكَرِبَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ: مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَط خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدَيْهِ ، وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ . رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ
Dari hadist ini disampaikan bahwa, " Makanan yang paling baik adalah makanan yang di hasilkan dari hasil kerja nya sendiri ".
Sebagaimana Contoh para Nabi seperti : Nabi Dawud A.S menjadi Perakit Baju besi, Nabi Zakaria yang menjadi tukang Meubel / tukang kayu. Nabi Muhammad, yang menggembalakan kambing orang-orang Qurais yang mendapatkan bayaran / upah.
Dan kemandirian ini adalah, akan jadi karakter atau sifat yang memang harus di miliki seluruh manusia yang hidup di dunia ini, agar dalam hidup keseharian nya tidak bergantung pada orang lain atau bahkan minta minta pada orang lain.
Dari situ kita belajar bahwa Kemandirian adalah gerbang Kesuksesan seseorang. Apalagi kita yang menjadi para Pemuda mas kini, perlunya mengetahui bahwa hidup ini tidak selalu beriringan dengan Orang tua kita, Saudara Kita, atau Orang terdekat kita. Maka kemandirian adalah bekal terbaik untuk masa depan
Bahkan dari hasil kemandirian bisa juga untuk menegakkan agama yang kuat. Karena memang ketika akhir zaman tidak boleh tidak untuk menegakkan Agama dan Dunia dengan Dinar dan Dirham.
Sebagaimana Dalil :
إِذَا كَانَ في آخِرِ الزَّمَانِ لاَ بُدّ لِلنَّاسِ مِنَ الدَّرَاهِم وَالدَّنَانِيْر يُقِيمُ الرَّجُلُ بِهَا دِيْنَهُ وَدُنْيَاهُ *رواه الطبراني
Mudah mudahan sedikit apa yang kami sampaikan bisa memberikan kemanfaatan pada kita semua nya. Serta bisa menjadi hamba hamba Alloh yang Mandiri, Sukses Dunia Akhiratnya.
Demikian,
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
