TANGERANG – Kapolsek Cikupa, Polresta Tangerang, AKP Syamsul Bahri, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran melakukan pengecekan sejumlah jembatan yang berada di wilayah hukum Polsek Cikupa, Jumat (28/8/2026).
Pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB sebagai langkah awal untuk melihat kondisi jembatan yang digunakan masyarakat sekaligus melakukan pemetaan terhadap kebutuhan perbaikan infrastruktur yang berkaitan dengan aktivitas warga.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Cikupa didampingi Waka Polsek AKP Susanto, Kanit Binmas IPTU Mahdi, S.H., Kapolsubsektor Cikupa Mas IPTU Rusandi, Kanit Samapta IPTU Amir Murtado, serta personel Polsek Cikupa.
Lokasi pertama yang dilakukan pengecekan yakni jembatan lintasan saluran irigasi di Perum Bukit Tiara Blok M3 RT 037/006, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lokasi tersebut belum masuk kategori untuk dilakukan perbaikan karena masih terdapat jembatan yang dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua dan digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
Selanjutnya, rombongan melakukan pengecekan jembatan di Kampung Tegal Jaya RT 06/06, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Dari hasil pengecekan, jembatan yang melintasi saluran irigasi tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dan lebar sekitar 1 meter. Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penghubung yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memperoleh gambaran mengenai kebutuhan masyarakat terkait akses penghubung tersebut.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi jembatan dan akses yang digunakan masyarakat. Pengecekan ini penting agar kondisi di lapangan dapat diketahui secara jelas serta menjadi bahan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait,” ujar AKP Syamsul Bahri.
Ia menambahkan, Polsek Cikupa akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait apabila ditemukan fasilitas atau akses masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya yang berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas warga maupun aspek keselamatan.
Kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman dan kondusif. (Ardi)


