Bogor, 2–3 Mei 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) menyelenggarakan kegiatan Latihan Keterampilan Kepemimpinan Mahasiswa (LKKM) pada 2 hingga 3 Mei 2026 yang bertempat di Villa 288, Jasinga, Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Hukum dari berbagai angkatan sebagai bagian dari upaya pembinaan kapasitas kepemimpinan dan penguatan karakter.
Kegiatan ini berada di bawah kepemimpinan Gubernur BEM Fakultas Hukum, Muhamad Farhan, bersama Wakil Gubernur, Teh Iis, serta diketuai oleh Ketua Pelaksana, Ferly Andika.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum, Rahmiati, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pembentukan karakter kepemimpinan yang kokoh bagi mahasiswa hukum. Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami norma dan peraturan, tetapi juga harus memiliki integritas, keberanian moral, serta kemampuan dalam mengambil keputusan yang adil dan bertanggung jawab.
“Mahasiswa hukum harus mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi supremasi hukum serta memiliki komitmen kuat dalam menegakkan keadilan di tengah masyarakat,” ujar Rahmiati.
Kepala Program Studi Hukum, Fikri Latukau, S.H., M.H., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan LKKM merupakan bagian integral dari proses pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan soft skills. Ia menegaskan pentingnya kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, serta kepekaan sosial dalam menghadapi dinamika praktik hukum.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Ferly Andika menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta pemahaman praktis yang dibutuhkan dalam dunia hukum.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal serta siap menghadapi tantangan, baik di lingkungan akademik maupun profesional,” ungkapnya.
Sementara itu, Mohamad Anwar selaku pemateri yang membawakan materi muatan lokal turut menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk arah berpikir dan karakter mahasiswa.
“Universitas bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan jati diri, agar mahasiswa mampu memahami tujuan hidup serta beradaptasi dalam dinamika kehidupan,” jelasnya.
Gubernur BEM Fakultas Hukum, Muhamad Farhan, menambahkan bahwa LKKM bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa hukum sebagai calon pemimpin masa depan. Ia menekankan pentingnya solidaritas, kedisiplinan, dan semangat kolaborasi dalam membangun organisasi yang progresif.
Wakil Gubernur BEM, Teh Iis, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengenali potensi diri serta memperkuat arah dan tujuan dalam menempuh pendidikan hukum.
Melalui kegiatan LKKM ini, diharapkan lahir generasi mahasiswa Fakultas Hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan perspektif hukum yang komprehensif. ( Ghony al hafid)




