Jakarta — Kabacadnas Kementerian hari Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bersama Asosiasi Pembina Sepakbola Usia Muda Seluruh Indonesia (APSUMSI) menggelar rapat koordinasi dalam rangka membahas persiapan Kejuaraan Sepakbola Nasional Piala Bela Negara Tahun 2026, Rabu (6/5/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kabacadnas Kemhan RI Letjen Gabriel Lema dan dihadiri Dewan Pembina Pusat, jajaran pengurus APSUMSI, 14 ketua operator sepak bola nasional, hingga legenda Tim Nasional Indonesia sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola.
Hadir dalam kegiatan itu Dewan Pembina Pusat, di antaranya Laksdya TNI (Purn) Dr. M. Jurianto, Letjen TNI (Purn) Dr. Hilman Hadi, Dr. Katno Hadi, S.E., M.M., M.H., serta Dr. Raden Isnanta.
Sementara dari jajaran pengurus APSUMSI hadir Ketua Umum H. Agus Riyanto, S.T., M.Si., bersama Sekretaris Jenderal Heriana Kurniawan. Turut hadir pula 14 Ketua Operator sepak bola yang berada di bawah naungan APSUMSI.
Kegiatan rapat koordinasi juga dihadiri sejumlah legenda Timnas Indonesia, seperti Heri Kiswanto, Nur Alim, dan Patar Tambunan yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
Dalam arahannya, Letjen Gabriel Lema menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun karakter generasi muda melalui sepak bola yang dipadukan dengan nilai-nilai bela negara sejak usia dini.
“Kerja sama yang baik ini menjadi bagian penting dalam menerapkan semangat bela negara kepada anak-anak bangsa sejak usia dini, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air,” ujar Letjen Gabriel Lema.
Sementara itu, Ketua Umum APSUMSI H. Agus Riyanto, S.T., M.Si., menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan sepak bola nasional yang sejalan dengan semangat kebangsaan dan penguatan karakter generasi muda Indonesia.
Menurutnya, Kejuaraan Sepakbola Nasional Piala Bela Negara Tahun 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembentukan disiplin, mental, dan jiwa nasionalisme bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
Kejuaraan Sepakbola Nasional Piala Bela Negara Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persatuan dan semangat nasionalisme melalui olahraga sepak bola.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana H. Rokhman Supriayadi, S.E., menyampaikan bahwa Final Nasional Piala Bela Negara 2026 direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Desember 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa tim terbaik pada kategori usia 10 tahun dan 12 tahun nantinya akan mendapatkan kesempatan mengikuti kejuaraan sepak bola di luar negeri sebagai bagian dari program pembinaan dan pengembangan atlet muda Indonesia.
“Harapannya melalui kejuaraan ini akan lahir talenta-talenta muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat internasional serta memiliki karakter bela negara dan cinta tanah air,” ungkap H. Rokhman Supriayadi.
Kejuaraan Sepakbola Nasional Piala Bela Negara Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persatuan dan semangat nasionalisme melalui olahraga sepak bola. (Ardi)


