Tangerang, 30 April 2026 – Tim sepak bola PERSERA terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah silaturahmi para perantau sekaligus sarana membangun citra positif melalui olahraga. Dengan mengusung semangat kebersamaan, tim ini hadir untuk menepis stigma negatif yang pernah melekat terhadap perantau asal Lampung.
Manager PERSERA, Hasto Yulianto, menegaskan bahwa tim ini tidak hanya berorientasi pada prestasi di lapangan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan. “Kami ingin membuktikan bahwa perantau bisa solid, kompak, dan menjunjung tinggi kebersamaan,” ujarnya.
PERSERA resmi berdiri pada 12 Desember 2017 dan hingga kini telah berkembang pesat dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 400 orang. Hal ini menjadi bukti tingginya antusiasme serta kuatnya semangat kekeluargaan yang dibangun dalam tim.
Kapten PERSERA, Martin Japung, memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan tim. Ia menekankan bahwa PERSERA terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. “Pemain PERSERA bukan hanya dari Lampung, tetapi juga para perantau lainnya yang ikut bergabung untuk membangun sinergitas dan mempererat kekeluargaan melalui sepak bola,” jelasnya.
Dengan mengusung slogan #LewatSepakBolaKitaJadiSaudara, PERSERA menjadi simbol persatuan lintas daerah yang menjadikan olahraga sebagai jembatan kebersamaan.
Di lapangan, PERSERA diperkuat oleh susunan pemain sebagai berikut:
Manager: Hasto Yulianto
Kapten: Martin Japung
Susunan Pemain:
Kiper: F. Handoko, Riadi Toing
Belakang: Baskoro, Danang, Rahmat Wahyu, Enal
Tengah: Andita, Kiting, Hamzah
Depan: Martin, Toni, Fajar
PERSERA juga aktif mengikuti berbagai turnamen, seperti Rudal Cup dan kompetisi yang diselenggarakan oleh Yonif, sebagai ajang meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas sepak bola.
Martin Japung berharap seluruh pemain tetap menjaga semangat dan kekompakan dalam setiap kesempatan. “Kami ingin terus solid, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat persaudaraan,” tutupnya.





















