Tangerang – Dua Santri Pondok Budi MulyaSiswa Bina Pekerti Bina Pekerti Boarding School, Alfan Ibrahim dan Ibrahim Kaka Wijaya, kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Meski memiliki nama yang mirip, keduanya bukan saudara kembar, namun sama-sama berprestasi di bidang yang sama, yakni sepak bola dan pencak silat.
Di bidang sepak bola, Alfan Ibrahim dan Ibrahim Kaka Wijaya bersama tim Bhayangkara Tigaraksa (BTFA) berhasil menembus 8 besar dalam turnamen yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sekolah Sepakbola Kabupaten Tangerang (ASSKAT). Dalam ajang tersebut, empat santri Bina Pekerti Boarding School yakni Ibrahim Kaka Wijaya, Alfan Ibrahim, Razzan Zayd Akbar, dan Dzakwan Hifdzi Sabilli turut memperkuat tim hingga mampu bersaing dan melaju ke babak perdelapan final.
Keberhasilan tersebut diraih melalui kerja keras, latihan yang disiplin, serta semangat juang tinggi yang ditunjukkan para santri dalam setiap pertandingan.
Tak hanya di lapangan hijau, Alfan Ibrahim dan Ibrahim Kaka Wijaya juga menunjukkan prestasi di cabang olahraga pencak silat. Keduanya mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Nasional Banten Pusaka Silat 2026 dan berhasil meraih prestasi dengan membawa pulang medali emas dan medali perak.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa para santri tidak hanya unggul dalam satu bidang, tetapi mampu mengembangkan potensi di berbagai cabang olahraga. Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari peran pendidikan formal dan non formal di Bina Pekerti Boarding School serta dukungan dan doa dari orang tua.
Diketahui, Ibrahim Kaka Wijaya merupakan santri asal Dumai yang menempuh pendidikan jauh dari orang tua, namun tetap menunjukkan konsistensi dan semangat tinggi dalam belajar maupun berlatih sehingga mampu meraih prestasi.
Sementara itu, pembinaan di bidang pencak silat dibimbing oleh pelatih Khamdan Cholil Fatah yang turut berperan dalam mengantarkan para santri meraih prestasi di tingkat nasional.
Kholid Rizki Abdillah selaku salah satu guru di Bina Pekerti Boarding School, sekaligus Pembina Santri atau yang lebih dikenal sebagai Pamong Santri dan juga Ketua Asrama, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih para santri.
Ia berharap prestasi yang diraih Alfan Ibrahim dan Ibrahim Kaka Wijaya dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi santri lainnya untuk terus berlatih, belajar dengan sungguh-sungguh serta membawa nama baik sekolah, orang tua dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah akan terus mendukung dan memfasilitasi para santri dalam mengembangkan bakat dan minat baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi ke depannya. (***)





