Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Sulsel Ajak Pelajar dan Mahasiswa Perkuat Akhlak dan Kontrol Diri
Makassar – Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) bersama **SENKOM Mitra Polri** menggelar kegiatan **Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Penguatan Karakter Luhur Pelajar dan Mahasiswa** pada **Selasa, 17 Februari 2026**, bertempat di **Pondok Pesantren Mahasiswa Al Muklis Makassar**.
Kegiatan ini menghadirkan **Drs. H. Haroen PM** selaku Tim Penyuluh P4GN SENKOM Mitra Polri Sulsel, yang didampingi oleh **H. Sarwansa, S.E., M.M.,**, Sekretaris Forsgi Sulsel dan Bendahara Forsgi Jawiana Saokani, S.Si., M.Pd
Sebanyak **30 orang peserta** yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memiliki akhlakul karimah, kontrol diri, serta kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan pengaruh negatif konten di media sosial.
Dalam pemaparannya, Drs. H. Haroen PM menyampaikan bahwa tantangan terbesar generasi saat ini bukan hanya kurangnya ilmu pengetahuan, tetapi lemahnya kontrol diri dalam menghadapi berbagai godaan lingkungan.
“Generasi hebat bukanlah mereka yang mengikuti semua keinginan, melainkan mereka yang mampu mengendalikan diri dan memilih nilai-nilai kebaikan sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Sementara itu, H. Sarwansa, S.E., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata dalam membina generasi muda agar memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali pelajar dan mahasiswa agar mampu menjaga diri dari narkoba serta perilaku menyimpang, sehingga siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tegasnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Al Muklis Makassar H. Jubliadi Patangke turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap sinergi pembinaan generasi muda dapat terus berlanjut.
Melalui kegiatan ini, Forum Sepak Bola Generasi Indonesia bersama SENKOM Mitra Polri Sulsel berharap dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
