Senkom Mitra Polri Jateng Gelar Musprov V: Menyatukan Energi untuk Peran Sosial yang Lebih Nyata

 


Senkom Mitra Polri Jateng Gelar Musprov V: Menyatukan Energi untuk Peran Sosial yang Lebih Nyata

SEMARANG — Organisasi relawan yang telah mendampingi Polri selama lebih dari dua dekade, Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Tengah, kembali menggelar momentum penting: Musyawarah Provinsi Ke-V (Musprov V). Acara yang berlangsung pada Rabu sampai Kamis, 28–29 Januari 2026, di Hotel Grasia, Kota Semarang, bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi refleksi kedewasaan sebuah komunitas yang terus berkembang dan menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Evaluasi, Regenerasi, dan Sinergi untuk Masa Depan


Musyawarah ini dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Umum Senkom Mitra Polri, KP. Dr. Katno Hadi, SE., MM, yang mengajak seluruh peserta—terutama pengurus dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah—untuk menyinergikan langkah dalam proses evaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya dan memetakan arah kepemimpinan baru.

Dalam sambutannya, Katno menekankan bahwa kiprah Senkom kini telah melampaui ranah pengamanan semata, dengan membuka ruang kontribusi dalam bidang kemandirian ekonomi dan peluang usaha, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan anggota sekaligus memperluas dampak sosial organisasi.

“Senkom bukan sekadar organisasi pengamanan. Kami ingin anggotanya semakin sejahtera, berdaya secara ekonomi, dan tetap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Katno.


Musprov V merupakan ajang evaluasi kinerja pengurus Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2021–2026 sekaligus melahirkan kepengurusan baru untuk periode berikutnya. Proses ini dijalankan dengan prinsip musyawarah mufakat yang transparan, demokratis, dan mencerminkan semangat kebersamaan.

Demokrasi yang Dewasa dan Bermartabat

Salah satu pilar penting dalam Musprov V adalah proses pemilihan ketua provinsi yang berlangsung kompetitif namun penuh etika. 


Terdapat lima calon ketua yang bersaing secara sehat, tanpa dukungan khusus dari pengurus pusat atau provinsi.


Katno mengingatkan bahwa apapun hasilnya, yang terpenting adalah soliditas organisasi dapat terus terjaga, sehingga perbedaan pilihan tidak menjadi sumber konflik.

“Siapapun yang terpilih nanti, mari kita jaga kerukunan. Jangan biarkan perbedaan pilihan meretakkan persaudaraan yang telah lama kita bangun,” ujarnya serius.


Kemitraan Senkom dan Polri: Kekuatan Kolaboratif untuk Kamtibmas

Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Polda Jawa Tengah, yakni AKBP Maulud, S.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kiprah Senkom yang tak henti mendukung Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Polri tidak bisa berjalan sendiri. Senkom dan relawan lain adalah kekuatan tambahan yang membantu menciptakan suasana aman dan kondusif,” ujarnya.

AKBP Maulud juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan kini semakin kompleks, termasuk kejahatan transnasional, radikalisme, dan kriminalitas berbasis teknologi. Karena itu, sinergi antara Polri dan organisasi masyarakat seperti Senkom menjadi sangat strategis.

Kontribusi Nyata yang Terasa di Masyarakat

Senkom Mitra Polri dikenal tidak hanya lewat peran pengamanan, tetapi juga aksi sosial yang langsung dirasakan masyarakat. Dalam laporan kegiatan disebutkan beberapa kontribusi nyata yang telah dilakukan, antara lain:

Turut serta sebagai relawan bencana bersama Polri

Mendukung distribusi bantuan logistik dan program kemanusiaan


Terlibat aktif dalam Pos Pengamanan Idul Fitri dan Operasi Ketupat

Menjalankan program kemasyarakatan berkelanjutan

Beberapa daerah bahkan telah mandiri mengembangkan program dapur Senkom, sebagai wujud kepedulian dalam membantu kebutuhan masyarakat saat bencana atau masa sulit.

Penguatan Nilai Kebangsaan dan Kesadaran Hukum

Musprov V juga menjadi wadah untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran hukum di kalangan anggota. Hal ini dinilai penting agar organisasi tidak hanya responsif terhadap masalah di masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menghadirkan solusi proaktif terhadap permasalahan sosial.

Perwakilan Polri mengingatkan bahwa koordinasi yang baik dengan aparat di tingkat desa dan kecamatan—seperti Bhabinkamtibmas dan Polmas—merupakan langkah preventif yang efektif untuk mencegah gangguan kamtibmas sebelum berkembang.

“Jika ada indikasi masalah sosial atau gangguan di lingkungan, segera koordinasikan dengan aparat terdekat. Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan,” pesan pejabat itu tegas.

Melangkah 


Maju dengan Semangat Baru

Musyawarah Provinsi V ini ditutup dengan semangat optimisme yang tinggi. Harapan besar tertumpuk pada kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Tengah menjadi lebih kuat, inovatif, dan bermanfaat bagi bangsa.

Sebagai organisasi yang telah berkiprah lebih dari 22 tahun, Senkom terus menunjukkan bahwa kekuatan kolektif yang dilandasi semangat kebersamaan, profesionalisme, dan nilai-nilai kemanusiaan dapat menjadi motor penggerak dalam:

Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

Meningkatkan kesejahteraan anggota

Mendukung pembangunan nasional

Musyawarah yang berjalan penuh persaudaraan ini membuktikan bahwa organisasi bukan sekadar struktur formal, tetapi juga wadah komitmen kolektif untuk mewujudkan bangsa yang lebih aman, damai, dan beradab. (Ghoni)

Lebih baru Lebih lama
Liputan Keren